Perbandingan Hasil Tangkapan Bagan Apung Di Perairan Pulau Duroa Dan Pulau Dua Kepulauan Kei
Keywords:
Bagan_Apung, Hasil_Tangkapan, Kepulauan_KeiAbstract
Pengoperasian alat tangkap bagan sendiri tak lepas dari alat bantu penangkapan yang menggunakan cahaya lampu untuk menarik perhatian ikan yang bersifat fototaxis positif. Tujuan peneliitin untuk melihat komposisi ikan dan membandingkan hasil tangkapan bagan apung di perairan Pulau Duroa dan Pulau Dua Kepulaun Kei. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksploratif dengan analisis model yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Penangkapan dilakukan masing-masing 4 (empat) hari di pulau Duroa dan pulau Dua kepulauan kei. Dengan hasil tangkapan terbanyak terdapat pada pulau Dua yaitu sebanyak 4475,5kg dengan lebih dominan jenis tertangkap adalah ikan teri kaca dengan jumlah 3674 kg, diikuti oleh ikan layang dengan jumlah hasil tangkapan 429kg dan ikan sardin 320 kg dan yang paling sedikit ialah ikan alu-alu dengan jumlah 52,5 kg, sedangkan di pulau Duroa total tangkapan sebanyak 825,5kg dengan dominan spesies ikan ikan sardin dengan jumlah total tertangkap 280 kg diikuti oleh teri kaca 219 kg, yang paling sedikit tertangkap spesies ikan layang dengan berat 2 kg saja.